Baca Al-Qur'an, pahami setiap bacaannya.
Saat sebuah kata terasa sulit, temukan bagaimana membacanya dan mengapa hukumnya berlaku—langsung dari konteks ayat.
مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
Ikhfa haqiqi
Nun sukun bertemu huruf syin saat dua kata disambung.
Samarkan bunyi nun dengan ghunnah sekitar dua harakat, lalu masuk ke syin.
Bukan hanya tahu nama hukumnya. Pahami alasan di balik bacaannya.
Tajwid dipelajari paling bermakna ketika kembali ke ayatnya. TajwidLens menghubungkan bacaan, kaidah, dan konteks dalam satu ruang baca yang sederhana.
Tiga langkah.
Satu pemahaman.
Temukan ayat
Buka surah dan ayat, lalu temukan bagian bacaan yang ingin dipelajari.
Pilih kata atau frasa
Sentuh bagian yang relevan. Hukum dapat melibatkan satu atau beberapa kata.
Pahami dalam konteks
Baca alasan hukum, petunjuk pelafalan, dan contoh penerapan serupa.
Satu kata.
Dua cara membaca.
Berhenti dan menyambung bacaan dapat mengubah bunyi akhir serta panjang mad. Bandingkan dua kondisi berdasarkan contoh yang telah disiapkan.
Coba perbandingan waqaf & wasalٱلرَّحِيمِ
Mad ‘aridh lissukun
ar-raḥīm2, 4, atau 6 harakatSaat berhenti dengan sukun penuh, mim akhir tidak dibaca dengan kasrah. Ya mad sebelum mim dapat dipanjangkan 2, 4, atau 6 harakat.
Hindari: Jangan menambahkan bunyi i setelah mim saat berhenti dengan sukun penuh.
Mulai dari yang ingin Anda pahami.
Mulai dari bacaan yang membingungkan.
Pilih bagian ayat dan pahami cara mengucapkan, huruf pemicu, serta hukum yang berlaku.
Pelajari hukum tajwid secara bertahap.
Materi tersusun dengan kondisi kaidah, teknik pengucapan, dan contoh dalam Al-Qur'an.
Kenali bunyi dari tempat keluarnya.
Jelajahi makhraj, sifat huruf, dan perbedaan pengucapan huruf hijaiyah.
Ada bacaan yang
membuat Anda ragu?
Cari surah, pilih ayat, dan telusuri penjelasannya dengan lebih tenang.